Posted in Random

Boosting Confidence through Internship?

Setelah 6 bulan lebih sedikit, akhirnya buku perjalananku di PT Cerita Bahagia aka Bridestory ditutup.

Aku termasuk orang yang beruntung karena bisa merasakan kerja di dua gedung kantor (sebelum pindah ke Tokopedia Tower, kantor Bridestory ada di dalam mall Belleza Shopping Arcade). Dari yang awalnya masuk kantor rasanya penuh banget sama orang, sampai masuk kantor kok orangnya jadi dikit, perbandingannya sekitar 1 ruangan vs 1 lantai, sih!

Seperti masalah anak muda baru lulus pada umumnya yang merasa galau mau kerja linear pendidikan atau terjun ke hal yang benar-benar baru, bahkan terkadang sangat clueless “setelah lulus gini gue kerja apa ya?”. Email notifikasi kalau aku diterima di Bridestory saja rasanya nano-nano. Yakin mau kerja di sini? Apa akan betah? Cuma internship emang bakal dapet apa sih? dan beragam pikiran semacam.

Berbekal memantapkan diri dan hati untuk terjun ke dunia yang sebenarnya, aku pun memulai lembaran buku perjalanan pekerjaan ini sebagai seorang Product Copywriter Intern. Seluruh bayangan akan dunia pekerjaan yang berat rasanya hilang begitu saja.

Bekerja pasti lelah dan ada momen stress ketika stuck, tapi banyak hal yang bisa dilakukan buat naikin mood lagi kok! Dari hal kecil seperti jalan-jalan sore beli jajanan, dapet makanan/minuman gratis, sesi curhat di pantry, admiring artis yang datang ke kantor, sampai dapat apresiasi/good feedback dari atasan. Kamu mau fokus di bagian stress kerja atau appreciate hal-hal kecil di sekitar? Pada akhirnya dirimu sendiri lah yang menentukan kebahagiaanmu.

Impact besar yang aku dapat dari internship ini adalah aku jadi percaya diri dalam bekerja. Seperti yang aku tulis sebelumnya tentang kegalauan bekerja, itu hal wajar dan pasti sebagian besar lulusan baru rasakan. Tidak apa merasa begitu, jangan merasa down dan jadi menutup kesempatan yang datang. Mulai saja dari internship, minimal kamu bisa merasakan rasanya bekerja. Setelah itu, kamu bisa mulai explore skill dan interest kamu. Selama bekerja sebagai copywriter, selain belajar menulis dan berpikir kreatif, aku juga belajar banyak tentang CRM, Marketing, Business, Product, dan bahkan jadi tertarik belajar coding! Tentu aku belajar semua itu ngga sendirian, tapi aku dapat banyak insight dari orang-orang di masing-masing departemen tersebut. Tambah skill, tambah relasi, asik kan? 🙂

Lalu, kenapa internship bisa membuat aku percaya diri? Tentu karena pengalaman yang aku dapat. Pernah merasa ngawang ketika menjawab interview? atau cuma bisa menjawab hal-hal general saja? Terkadang itu terjadi bukan karena kamu kurang pengalaman tapi antara pengalaman organisasi/panitia dan pengalaman bekerja memang berbeda. Buat aku, pengalaman organisasi/panitia sangat ngebantu develop interpersonal skill sedangkan pengalaman kerja lebih condong ke hard skill–kamu belajar menggunakan tools, mengubah data jadi hasil, mengembangkan/menjual produk, dan lainnya sesuai departemenmu. Singkatnya, aku jadi tau apa yang aku (akan) kerjakan jika aku melamar di bagian A/B/C, sehingga aku bisa menjelaskan berbekal pengalaman yang aku punya (walau hanya sebagai intern).

Teruntuk kalian yang merasa “takut akan dunia kerja”, ayo bangun & mulai cari internship! Siapa tau, setelah itu kalian juga akan terbuka pikiran dan matanya seperti aku!

P.S: Sejujurnya nulis ini rasanya berat. Aku harus last day di masa working from home. Aku ngga bisa ngucapin terima kasih dan semangat secara langsung ke orang-orang yang udah bantu isi buku perjalananku ini jadi menyenangkan. Mungkin aku akan nulis pengalaman detailnya setelah mulai working from office lagi supaya aku bisa masukin foto bareng mereka 🙂

Unknown's avatar

Author:

Seseorang yang menyukai terlalu banyak hal dan mudah sekali penasaran akan hal-hal asing/baru di matanya.

Leave a comment